26 October 2017/Bee

Berdasarkan Al-Quran dan Hadist, madu sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan manusia dari penyakit. Meskipun demikian, secara medis ada hal-hal tertentu yang mesti disikapi secara hati-hati terkait konsumsi madu.”

Lebih dari 1.400 tahun yang lalu, Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAW bahwa madu dapat menyembuhkan manusia dari berbagai macam penyakit. Madu digambarkan di dalam Al-Quran sebagai sumber penyembuhan:

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,’ kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (Quran Surat An-Nahl Ayat 68-69)

Pohon SIDR ini sangat penting dan kokoh seperti yang disebutkan hingga empat kali dalam Al Qur’an di tiga surat yaitu dalam Surah Saba, disebutkan sebagai pohon bumi, sementara dilain Surah disebutkan sebagai pohon Surga. Allah telah menyebutkan pohon ini untuk menekankan keindahan, kekuatan dan keagungan (QS. Saba 15, 16, QS. Waqi’ah 27-33, QS. Najm 7-18)

Dalam ayat lainnya, madu juga digambarkan sebagai salah satu makanan yang ada di surga:

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?”  (Quran Surat Muhammad Ayat 15)

Terkait madu sebagai obat untuk penyembuhan, terdapat beberapa hadist yang meriwayatkannya:

“Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu : dalam pisau pembekam, meminumkan madu, atau pengobatan dengan besi panas (kayy). Dan aku melarang ummatku melakukan pengobatan dengan besi panas (kayy)”[1]

Pohon SIDR ini sangat penting dan kokoh seperti yang disebutkan hingga empat kali dalam Al Qur’an di tiga surat yaitu dalam Surah Saba, disebutkan sebagai pohon bumi, sementara dilain Surah disebutkan sebagai pohon Surga. Allah telah menyebutkan pohon ini untuk menekankan keindahan, kekuatan dan keagungan (QS. Saba 15, 16, QS. Waqi’ah 27-33, QS. Najm 7-18)

Subscribe for weekly news
Follow us